[PUISI] Kayuh

Roda di bawah,

ku tangis ditindas.

Roda di atas,

ku tuntut diri sesak nafas.

 

Kutembus ruang dan waktu,

tidak terasa.

Tidak terasa,

berulang-ulang, menderu-deru.

 

Aku tahu, tanpa tahu

Apa yang ku tahu aku tuju

Aku tuju tanpa tahu

Ku tahu ku henti, lagi ku tuju.

 

Kira aku sudah lupa tentang,

drama-drama dan kelembutan

Tubuh makin matang,

pikiran makin awut-awutan.

Tiada lagi langit membentang,

Yang ada kait-mengait akar hutan.

 

Mengecap pengetahuan,

sekelebat lalu tak termaafkan.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s